Dua Residivis Asal Palembang Dilumpuhkan Team Reskrim Polsek Cambai

WASPADA NEWS

PRABUMULIH-Anggota unit Reskrim Polsek Cambai berhasil mengamankan dua pelaku Curas (Pencurian Dengan Kekerasan) dengan menggunakan senjata api rakitan.

Adapun identitas kedua tersangka yakni, Heri Susanto (34) dan Feri Idriansyah (34) keduanya merupakan warga Jalan Sosial, Kelurahan Gandus, Kecamatan Gandus, Kota Palembang.

Berawal dari kedua tersangka yang menjalankan aksinya diwilayah hukum Polres Prabumulih, mereka menjalankan aksinya di parkiran belakang rumah makan Siang Malam Cambai Kota Prabumulih, Rabu (16/10).

Aksi kejahatan pelaku terekam oleh CCTV, dalam rekaman CCTV terlihat jelas bagaimana kedua pelaku mencuri sebuah sepeda motor Honda BEAT POP dengan menggunakan kunci kontak latter T.

Dari hasil rekaman CCTV itu Team Reskrim Polsek Cambai melakukan penyelidikan, diketahui kedua pelaku menjalankan aksinya menggunakan sepeda motor Yamaha Mio M3 warna hitam putih.

Berdasarkan informasi tersebut team Reskrim Polsek Cambai berhasil mengetahui identitas dan keberadaan kedua pelaku yang berada di rumah keluarganya di Desa Suka Cinta, Kecamatan Sukarame, Kabupaten Muara Enim.

Tidak mau buruannya lepas team Reskrim Polsek Cambai langsung bergerak untuk melakukan penangkapan. Kedua tersangka terpaksa dilumpuhkan petugas kepolisian karna melawan saat mau ditangkap.

Kapolres Prabumulih AKBP I Wayan Sudarmaya SH SIk MH didampingi Kapolsek Cambai Iptu Faizal Kamil SH dan Kanit Reskrim Aiptu Heri Gunawan SH menjelaskan saat konferensi pers, jumat (18/10/2019).

“Kedua pelaku yang juga selama ini merupakan TO (Target Operasi) Polda dan Polres Palembang sekarang berhasil kita amankan beserta barang bukti sepeda motor yang digunakan pelaku untuk menjalankan aksinya,” kata Kapolres.

Sedangkan untuk sepada motor milik korban belom ditemukan karna telah dijual oleh pelaku kepada saudara Hasan yang berada di Desa Tanjung Miring, Kabupaten Muara Enim.

Lanjut Kapolres, pelaku merupakan begal sadis yang selama ini saat menjalankan aksinya, terlihat dari barang bukti yang diamankan dari kedua pelaku diamankan dua pucuk senjata api rakitan laras pendek beserta sebelas amunisinya.

Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya pelaku dijerat dengan pasal berlapis, pasal 363 dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara dan pasal 1 ayat 1 UUD darurat no12 tahun 1951 dengan ancaman hukuman 20 tahun penjara.(Angkasa)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *