Melawan Saat Ditangkap, Pembobol Toko Bangunan Di Dor

WASPADA NEWS

PRABUMULIH-Tim Opsnal Polsek Prabumulih Timur berhasil mengamankan pelaku pencurian di toko bangunan Sindur Makmur, sabtu (13/07/2019) sekitar pukul 19:00 wib.

Tersangka yakni Cecep Fitri Kurniawan(34) warga jalan Bukit Lebar No. 82 Rt. 03 Rw. 07 Kelurahan Karang Raja Kecamatan Prabumulih Timur kota Prabumulih.

Pelaku merupakan residivis dalam perkara kepemilikan narkoba pada tahun 2013, menjalani hukuman di rutan Prabumulih selama 1 Tahun 3 Bulan.

Penangkapan tersangka atas adanya laporan korban, Hendra Togi Manalu(32) warga jalan Samosir No. 48 Rt. 003 Rw. 007 Kelurahan Gunung Ibul Kecamatan Prabumulih Timur kota Prabumulih.

Menindak lanjuti laporan korban, petugas melakukan penyelidikan,setelah mengetahui tersangka dan mengetahui keberadaan tersangka petugas langsung melakukan penyergapan.

Saat melakukan penangkapan pelaku berusaha kabur dan melawan petugas, tidak mengindahkan tembakan peringatan pelaku terpaksa di lumpuhkan.

Kemudian pelaku dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan, selanjutnya pelaku dibawa ke Polsek Prabumulih Timur guna Proses Penyelidikan lebih lanjut.

Saat diintrogasi petugas,pelaku menjalankan aksi nya dengan cara merusak ventilasi wc toko bangunan tersebut.

Dari tangan pelaku petugas berhasil mengamankan barang bukti beberapa alat bangunan yang pelaku curi dari toko bangunan Sindur Makmur di jalan Padat Karya Rt. 11 Rw. 01 Kelurahan Gunung Ibul Kecamatan Prabumulih Timur kota Prabumulih.

Kapolres Prabumulih AKBP Tito Hutauruk Sik MH melalui Kapolsek Prabumulih Timur AKP Alhadi Ajansyah SH didampingi kanit reskrim IPDA Hendra Jaya membenarkan telah mengamankan tersangka pencurian toko banguna Sindur Makmur.

“Pelaku diamankan di atas jembatan kelurahan muara dua, membawa barang bukti untuk dijual,pelaku juga diduga sudah lebih 3 kali melakukan aksinya di wilayah hukum Polsek timur”, jelas nya.

“Selain barang bukti yang di curi oleh pelaku kita juga mengamankan alat-alat yang di gunakan pelaku untuk menjalankan aksi nya, Untuk mempertanggung jawabkan perbuatan nya pelaku kita jerat dengan pasal 363 KUHP”, Pungkasnya.(Angkasa)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *