Bawa Senpira, Dua Warga Pali Dihadang di Depan Mapolsek

PRABUMULIH, WN – Dua pria pemilik Senjata Api Rakitan (Senpira) berhasil diamankan Tim Opsnal Taring Macan Polsek Prabumulih Barat, Minggu (07/03/2021) sekitar pukul 20.00 Wib.

Kedua tersangka Sunik (42) dan Suryadi (32) kedua nya merupakan warga Desa Tanjung Karung, Kecamatan Penukal Abab, Kabupaten Pali.

Penangkapan kedua tersangka berawal atas adanya informasi dua penumpang bus marlin dari arah Palembang menuju Pali membawa senpira illegal.

Dengan adanya informasi tersebut Tim Opsnal Taring Macan dipimpin Kanit Reskrim Ipda Darmawan SH dan Katim Buser Aipda AWBoy melakukan penyetopan terhadap mobil marlin tersebut didepan Mapolsek Barat.

Saat melakukan pemeriksaan dan penggeledahan, ditemukan dua orang gelagat mencurigakan. Benar saja, ditemukan senpiran di pinggang sebelah kiri tersangka Sunik lengkap dengan amunisi aktif nya serta satu amunisi di kantong sebelah kirinya.

Sedangkan tersangka Suryadi mencoba mengelabuhi petugas dengan cara membawa satu amunisi aktif didalam sepatu sebelah kirinya.

Kedua tersangka beserta barang bukti diamankan di Polsek Prabumulih Barat guna penyidikan lebih lanjut.

Tidak hanya senpira serta tiga amunisinya, dari kedua tersangka juga diamankan barang bukti berupa satu set perlengkaan untuk membongkar gembok, yang diduga untuk kedua tersangka melakukan tindak kejahatan.

Hasil dari interogasi petugas Kepolisian, tersangka Sunik pernah melakukan satu kali pencurian motor di wilayah Kecamatan Merapi, Kabupaten Lahat dan satu kali mencuri motor di Kacamatan Babat, Kabupaten Pali.

Kapolres Parbumulih AKBP Siswandi SIk SH MH didampingi Kapolsek Prabumulih Barat AKP Suryadi SIp MSi melalui Kasat Reskrim AKP Abdul Rahman SH membenarkan adanya penangkapandua tersangka pemilik senpira.

“Kedua tersangka sudah diamankan di Polsek Prabumulih Barat beserta barang bukti nya, melihat dari barang buktinya kedua tersangka diduga pelaku kejahatan lintas Kabupaten,” pungkasnya.

Untuk mempertanggung jawabkan perbuatan nya kedua tersangka dijerat dengan Undang-undang Darurat Nomor 12 Tahun 1951 ayat 1, tentang memiliki, menguasai dan menyimpan senjata api berikut amunisi tanpa izin. (Angkasa)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *