Ahmad Diamankan Timsus Tantura

WASPADA NEWS

PRABUMULIH-Tim Khusus (Timsus) Tantura Polres Prabumulih kembali berhasil mengamankan seorang pria karena tertangkap tangan memiliki narkotika jenis sabu, rabu (23/10/2019) sekira pukul 22:30 Wib.

Berawal saat Timsus Tantura yang dipimpin
Aipda Dodi melaksanakan patroli rutin di beberapa wilayah di Kota Prabumulih.

Saat melakukan patroli di jalan Tanggamus, Keluarahan Muara Dua, Kecamatan Prabumulih Timur, Kota Prabumulih, tepatnya di jembatan Karang jaya.

Team melihat tiga orang yang mengendarai sepeda motor dengan mencurigakan, selanjutnya distop, namun pengendara tersebut memberontak dan hampir menabrak salah satu anggota Tantura, dengan sigap anggota menarik salah satu pengendara, yang dibonceng paling belakang.

Setelah melihat satu temannya terjatuh yang diketahui ada narkoba jenis sabu, kedua teman nya langsung tancap gas karna takut ditangkap.

Saat dilakukan pemeriksaan tersangka melemparkan sebuah kotak rokok kedalam selokan/parit, tetapi team mengetahuinya.

Team langsung memeriksa kotak rokok yang tersangka sempat buang tersebut, benar saja, didapati satu bungkus kecil narkoba jenis sabu didalamnya beserta 4 batang rokok Magnum.

Menurut data dari pihak kepolisian tersangka yakni Ahmad Sugiarto (19) warga jalan Angkatan 45, Kota Prabumulih, dibelakang rumah sakit Bunda.

Selanjutnya pria yang berpropesi sebagai penjaga warnet itu dan barang bukti berupa narkotika jenis sabu diserahkan keanggota Satuan Reserse Narkoba Polres Prabumulih guna proses lebih lanjut.

Kapolres Prabumulih AKBP I Wayan Sudarmaya SH SIk MH melalui Kasat Sabhara AKP Ahmad Jauhari didampingi Kanit Turjawali Ipda Rikiyanto Atmaja S.H saat dikonfirmasi membenarkan adanya penangkapan tersebut.

“Benar, Team Tantura berhasil mengamankan satu tersangka penyalahguna narkotika jenis sabu, dan sudah diserahkan keanggota Satuan Reserse Narkoba Polres Prabumulih.

untuk mempertanggung jawabkan perbutan nya pelaku di jerat dengan pasal 112 ayat 1 UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman minimal 5 tahun penjara.(Angkasa)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *