Melakukan Pengeroyokan, Beril di Gelandang ke Polsek Prabumulih Barat

WASPADA NEWS

PRABUMULIH-Polsek Prabumulih Barat pimpinan AKP Mursal Mahdi, S.E.,M.M pada hari Rabu (19/6/2019) berhasil mengamankan salah satu pelaku pengeroyokan korban Albert Siahaan (37 tahun) warga Jl Angkatan 45 RT 03 RW 07 Kel Muara Dua Kec. Prabumulih Timur Kota Prabumulih.

Adapun identitas pelaku yaitu Beril Kholif Hendrico (17 tahun) yang merupakan warga Jl Kapten Abdullah Kel Mangga Besar Kec. Prabumulih Utara Kota Prabumulih.

Berdasarkan laporan korban kepada petugas Polsek Prabumulih sesuai LP/B-34/VI/2019/ Sumsel/Pbm/Sek Pbm Barat, hari Minggu 16 Juni 2019, korban mengaku kejadian pengeroyokan tersebut terjadi berawal pada saat korban pergi nonton orgen tunggal di Jl Alipatan Kel Pasar Kota Prabumulih, tiba-tiba datang pelaku Alpin menginjak kaki korban dan ditegur oleh korban, setelah itu pelaku meminta maaf kepada korban, akan tetapi pelaku terlihat kurang senang/tidak terima teguran korban, lalu pelaku duduk di samping korban.

Selang 10 menit kemudian terjadilah keributan pelaku beserta teman-temannya mengeroyok korban, pelaku atas nama Alpin memukul korban dengan botol minuman, akibat kejadian tersebut korban mengalami luka bocor dibagian kepala sebelah kiri dan luka lecet (memar) di pipi sebelah kiri dan melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Prabumulih Barat.

Pelaku sendiri ditangkap pada hari Rabu (19/6/2019) sekira jam 23.15 WIB oleh Tim Opsnal Polsek Prabumulih Barat yang dipimpin Kanit Reskrim Polsek Prabumulih Barat Ipda Darmawan S,H ,setelah mendapat informasi bahwa pelaku berada di rumah, kemudian Tim Opsnal begerak dan langsung melakukan penangkapan terhadap pelaku dan akhirnya pelaku berhasil dibekuk tanpa perlawanan kemudian diamankan ke Polsek Prabumulih Barat.

Kapolres Prabumulih AKBP Tito Hutauruk, S.I.K., M.H melalui Kapolsek Prabumulih Barat AKP Mursal Mahdi, S.E., M.M menyampaikan ” Saat ini pelaku dibawa ke Polsek Prabumulih Barat guna proses penyidikan lebih lanjut, kita juga terus melakukan terhadap para pelaku lainnya“.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *