Ibu Lansia Hidup Sebatang Kara dan Sakit, Kapolres: Kita ke Rumah Sakit Yuk Bu

WASPADA NEWS

PRABUMULIH – Ibu Ratna (68), nenek yang tinggal di Jalan Kartini, Kelurahan Sukajadi, Kecamatan Prabumulih Timur yang menderita pembengkakan dalam perut yang telah dialaminya selama kurang lebih 40 tahun.

Nek Ratna yang tinggal sebatang kara di rumahnya itu dibuat tak berdaya dengan penyakitnya yang membuat perutnya membesar. Ia hanya bisa pasrah menahan sakit meskipun ia enggan dibawa untuk berobat ke rumah sakit.

Kapolres Prabumulih AKBP Siswandi SH SIk MH bersama pengurus Yayasan Sosial Peduli Umat Prabumulih langsung menjenguk nenek yang hidup sebatang kara itu. Kunjungan Kapolres Prabumulih ini adalah kunjungan kedua kali nya untuk membujuk sang nenek berobat kerumah sakit, Jumat (20/11/2020).

“Kita berobat kerumah sakit yuk Bu, supaya penyakit nya lekas sembuh,” bujuk Kapolres kepada nek Ratna agar penyakit nya bisa diobati.

Entah apa alasan Nek Ratna, menolak agar diri tidak mau kerumah sakit. “Saya gak mau kerumah sakit, insyallah nanti saja,” ucap sang nenek itu.

Dalam kunjungannya itu, Kapolres seolah ikut merasakan bagaimana kesulitan yang tengah dihadapi sang Nenek melawan penyakit. Meski tak mampu berbuat banyak untuk kesembuhan sang nenek Kapolres Prabumulih memberikan sedikit bantuan kepada sang nenek.

“Untuk itu melalui program Polisi Peduli Kemanusian (PDK) maka kita akan berusaha semaksimal mungkin membantu. Dibantu dengan Yayasan Sosial Peduli Umat Prabumulih akan kita berusaha membantu semaksimal mungkin,” kata Siswandi.

Pria berpangkat AKBP itu juga berharap agar banyak yang memperhatikan orang-orang seperti nek Ratna.

“Dengan adanya program PDK ini kita berharap bisa menjadi contoh bagi masyarakat lainnya untuk dapat lebih peduli terhadap satu sama lain,” tandasnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *