Sebanyak 99,84% Masyarakat Kabupaten PALI Terlindungi Program JKN

PALI, WN – Pemerintah Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) meraih penghargaan Universal Health Coverage (UHC). Hal ini merupakan bentuk nyata dari komitmen Pemerintah Kabupaten PALI dalam mendukung penyelenggaraan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

Per 1 Desember 2022, sebanyak 201.745 jiwa atau 99,84% penduduk Kabupaten PALI resmi mendapat perlindungan Program JKN dari total jumlah penduduk 202.062 jiwa dengan presentase peserta aktif sebesar 91.56%. Deputi Direksi Wilayah Sumatera Selatan, Kepulauan Bangka Belitung dan Bengkulu, Siti Farida Hanoum pun berharap, prestasi Kabupaten PALI ini dapat menjadi motivasi bagi pemerintah daerah lainnya untuk kian bergegas memastikan penduduknya terlindungi Program JKN.

“Kami sangat mengapresiasi komitmen Pemerintah Kabupaten PALI yang selalu bersemangat untuk mendukung implementasi Program JKN, salah satunya dengan mengupayakan percepatan UHC. Hasilnya, kini hampir seluruh penduduk Kabupaten PALI telah memperoleh perlindungan jaminan kesehatan sehingga bisa mengakses layanan kesehatan yang berkualitas tanpa terkendala biaya,” ujar Hanoum.

Pihak Pemerintah Kabupaten PALI telah menyiapkan 44 M penggunaan dana APBD untuk membiayai sekitar 75 ribu warga PALI menjadi peserta aktif JKN sebagai wujud komitmen Pemerintah Kabupaten PALI.

“Ini menjadi komitmen kami sebagai wakil Pemda PALI. Khususnya untuk memastikan dan menjamin semua warga PALI memiliki akses layanan kesehatan yang komprehensif, bermutu dan gratis, tentu dengan mengutamakan pelayanan kesehatan primer,” ungkap Wakil Bupati PALI, Soemarjono.

Soemarjono juga menambahkan pihaknya tidak menampik bahwa penyelenggaraan UHC ini dibangun atas dasar kolaborasi yang sangat baik dari instansi terkait.

“Keberhasilan pelaksanaan Program JKN di Kabupaten PALI sangat didukung oleh peran seluruh jajaran instansi terkait. Seiring dengan pertumbuhan peserta JKN, kami berupaya meningkatkan kualitas dalam memberikan pelayanan yang terbaik di fasilitas kesehatan, baik itu tingkat pertama ataupun tingkat rujukan,” ungkap Soemarjono.

Selanjutnya dilaksanakan launching UHC yang ditandai pemberian Kartu JKN secara simbolis dari Bupati PALI kepada perwakilan 3 peserta JKN dilanjutkan dengan pemukulan gong oleh Wakil Bupati PALI. (*)

Tinggalkan Balasan