Pihak PT TEL Mediasi 12 Kades, Aksi Damai Dibatalkan

MUARA ENIM, WN – Rencana aksi damai yang akan di lakukan oleh 12 kepala desa bersama 12 BPD di Desa Banuayu, Kecamatan Empat Petulai Dangku, Kabupaten Muara Enim mendapat tanggapan dari pihak Manajemen PT TEL.

Pihak Manajemen PT Tanjungenim Lestari Pulp & Paper (PT TeL PP) mengundang 12 kepala Desa dan BPD melakukan Dialog bersama di aula Learning Center PT TEL, pada Jumat (19/3/2021).

Pantauan awak media, tampak hadir Camat Empat Petulai Dangku, Camat Rambang Niru, Camat Belimbing, Danramil, Dinas lingkungan Hidup Muara Enim, Kapolsek Rambang Dangku, 12 kepala Desa dan jajaran 3 wilayah hilir Badan Permusyawaratan Desa (Area Ring 1, 2, dan 3).

Ketua Bumdes Harnison berharap, dengan diadakannya pertemuan ini kami berharap dari PT Tel agar 2 tuntutan yang harus dipenuhi oleh PT TEL, segera melakukan normalisasi limbah, dan mengembalikan tenaga kerja lokal seperti semula.

Kami mempunyai data karyawan PT Tel, baik yang sudah pensiun maupun yang masih bekerja, untuk itu kami berharap agar pihak Manajemen PT Tel mau merekrut warga kami untuk ikut di pekerjakan. Mengingat PT Tel dari tahun 2000 sudah berdiri di Banuayu,” ucap Harnison.

Sementara, Kepala Divisi Stakeholder Relations PT TeL PP, Mochamad Amrodji menerangkan prinsip dasar keterbatasan kita mendengar, keterbatasan kita melihat untuk itu mudah mudahan dapat terselesaikan dengan baik di ajang silahturahmi kami dengan pihak Kades dan BPD.

PT TEL ini sangat patuh dengan aturan yang ada saat ini, kalau saat debit air mendekati musim kemarau tim kami mengolah Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) perusahaan PT TEL menggunakan Holding Pon. Untuk ijin AMDAL, dua tahun yang lalu sudah kami revisi dan sudah sering kami undang sosialisasi khususnya dari pihak ring 1 di wilayah kerja kami,” tutupnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *