Warga Muara Enim Menghendaki Penegak Hukum Bertindak Adil Kepada Bupati

MUARA ENIM, WN – Masyarakat yang tergabung dalam Masyarakat Kabupaten Muara Enim Bersatu (MKMB) menggelar unjuk rasa, Rabu (17/02/21).

Aksi itu digelar di gedung DPRD Muara Enim, sebagai bentuk tolak kekosongan kepemimpinan di Kabupaten Muara Enim.

Aksi massa itu ditengarai pasca ditetapkanya Bupati Muara Enim Definitif 2021 H Juarsah sebagai tersangka oleh KPK pada Senin (15/2) kemarin di gedung KPK Jakarta.

Doni, salah satu orator unjuk rasa aksi damai tersebut menyampaikan, setidaknya ada 11 tuntutan masyarakat yang tergabung di (MKMB).

Doni meminta kepada dewan untuk disampaikan kepada pihak berwenang dan berwajib khususnya KPK, agar mendahulukan azas praduga tak bersalah terhadap Bupati Muara Enim H Juarsah ditetapkanya sebagai tersangka oleh KPK.

”Tolong dengarkan aspirasi kami ini pak untuk disampaikan, jangan ganggu pemimpin kami, biarkan pemimpin kami menyelesaikan tugas, sampai habis masa jabatannya. Kami rakyat ini pak, sangat terbantu sekali dengan kebijakan dan program merakyatnya beliau. Jangan sampai ada kekosongan kepemimpinan di kabupaten Muara Enim ini pak, sehingga dapat menyengsarakan kami rakyatnya,” ujar Doni.

Sementara itu Rizano Vivando (Evan) Ketua Korlap MKMB dalam unjuk rasa aksi damai tersebut, senada disampaikan kepada oratornya Doni tersebut.

Ia meminta kepada dewan, agar 11 poin tuntutan mereka dapat diterima dan disampaikan kepada pihak berwajib untuk ditindaklanjuti.

Sementara itu, Ketua DPRD Muara Enim, Liono Basuki Liono Basuki BSc didampingi pihak kepolisian dan sejumlah anggota Dewan menyatakan akan segera menyampaikan 11 tuntutan keinginan masyarakat Forum MKMB tersebut.

”Setelah kami simak dari tuntutan keinginan masyarakat Forum MKMB ini akan saya sampaikan,” ujarnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *