FPDP Dikukuhkan Heri Amalindo Agar Bisa Terus Bersinergi Dengan Pemkab PALI

WASPADA NEWS

PALI – Pemerintah desa menjadi garda terdepan dalam proses pembangunan di suatu daerah, tidak terkecuali bagi Desa Persiapan yang ada di Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) yang saat ini sebanyak 27 desa yang tersebar di lima kecamatan.

Hal itu dijelaskan, Bupati Ir H Heri Amalindo MM saat mengelar silaturahmi dan pengukuhan Forum Pemerintah Desa Persiapan (FPDP) Kabupaten PALI, di lapangan sepakbola Sumberejo, Kelurahan Talang Ubi Utara, Kecamatan Talang Ubi.

“Keberadaan FPDP Kabupaten PALI, yakni sejauh ini telah berjalan baik keberadaanya serta diharapkan ke depan terus menjadi mitra pembangunan pemerintah sebagai pemerintah induk dan kabupaten Pali dan menjadi ujung tombak dalam pembangunan desa,” katanya Sabtu (29/02/2020).

Orang nomor satu di bumi Serepat Serasan ini menambahkan, keberadaan desa persiapan diharapka segera didefinitifkan, karena sejauh ini masih menunggu keputusan Kemendagri RI dan diharapkan tahun 2020 dapat terealisasi, sehingga peran desa definitifkan dapat lebih baik pembangunanya.

“Jika menjadi desa definitif, sebuah desa akan lebih mudah melakukan proses pembangunan seperti proses administrasi dan berharap mengajak semua pengurus FPDF dapat mengajak semua masyarakat desa bersama sama membangun pembangunan serta menjaga kondusifitas desa masing-masing,” harapnya.

Ketua FPDP PALI Dedi Handayani menjelaskan, bahwa keberadaan FPDP telah ada sejak empat tahun terakhir dan telah diakui sudah cukup membantu proses pembangunan Kabupaten PALI dan berharap untuk segera mungkin keberadaan desa persiapan dapat didefinitifkan, dikarenakan sejauh ini keberadaan desa persiapan sudah berjalan baik dengan dengan berjalannya pembangunan desa.

“Sejak empat tahun lalu dan hingga hari  ini bahwa FPDP bersedia untuk membantu percepatan pembangunan kabupaten Pali yang mana sekarang di bawah pimpinan Heri Amalindo sudah nyata dengan terlihat geliat pembangunan seperti infrasturktur pembagunan jalan yang semakin baik atau sudah mencapai 85 persen sudah mulus dibagi dibandingkan dulu sebelum menjadi bagian DOB belum banyak layak,” tandasnya. (ADV)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *