Rhido Yahya: Pejabat Dilarang Merokok di tahun 2020

WASPADA NEWS

PRABUMULIH-Walikota Prabumulih Ir H Ridho Yahya MM mengatakan pada saat pidatonya di acara pengguntingan pita dan penyerahan kunci bangun rumah baru layak huni bantuan dari forum CSR-PKBL Kota Prabumulih Tahun 2019, pejabat di tahun 2020 dilarang merokok, (05/08/2019).

Saat diwawancari awak media Walikota mengatakan, gini loh…harapan kita merekakan sudah bersyukur kepada tuhan sudah di kasih jabatan seperti Sekda, kepala dinas ya artinya syukuri badan kita supaya sehat dan jabatan tambah naik lagi.

“Bagai mana cara mensyukuri nya ? rawat badan, bagai mana merawat badan? jangan sampai kita membuat badan kita sakit, umpama nya seperti begadang dan merokok itu kan tidak ada manfaat nya”, kata Rhido.

Masih kata pria yang pernah merantau di kota Jambi itu, yang merusak badan sendiri itu kalo bisa kita larang lah…bukan berarti kita mencampuri urusan dia.

“Sangsi nya memang tidak kita berhentikan, terhitung 1 january 2020 bagi pejabat
Sekda, Asisten, Kepala Dinas, Kepala Bagian, Camat , Kasi dan Kabid di larang merokok”, bebernya.

Disinggung kalo seandai nya ketauan merokok? Rhido menjawab, kalo istri nya melapor bisa kita jadikan Staf, kita tidak bisa memberhentikan Pegawai Negri Sipil (PNS) karna tidak adanya aturan di larang merokok.

Harapan nya semoga sadar dan kita minta dukungan istri nya juga, kita sudah beri tenggang waktu 4 bulan terhitung dari sekarang untuk bisa berhenti merokok.

“Pak Sekda aja di tantang satu minggu untuk berhenti merokok sanggup,merokok itu sehari Rp 20.000 sebulan sudah Rp 600.000 kenapa duit nya di sia-sia kan untuk di bakar”, pungkas nya.(Angkasa)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *