Walikota: Kita Siapkan Lahan 5 Hektar Siapa tau BLK Menjadi Terbesar di SumSel

WASPADA NEWS

PRABUMULIH-Penutupan pelatihan berbasis kompetensi di UPTD (Unit Pelaksana Teknis Daerah) Balai Latihan Kerja (BLK) kota Prabumulih dana APBN (Angaran Pendapatan dan Belanja Negara) Tahun 2019, Selasa (30/07/2019).

Kegiatan tersebut langsung di hadiri oleh Walikota Prabumulih Ir H Rhido Yahya MM, seluruh lurah di pemerintahan kota Prabumulih, seluruh kepala instansi, Camat dan para peserta pelatihan kompetensi.

Walikota Prabumulih memberikan apresiasi  atas kegiatan yang sudah dilaksanakan ini,  dan juga kepada peserta yang sudah selesai mengikuti pelatihan kerja berbasis kompentensi ini diharapkan akan mampu dan bisa nantinya untuk dapat mengembangkan apa yang sudah didapat dan dipelajari dibalai latihan kerja ini.

“Saya menghimbau dan meminta kepada peserta pelatihan ini agar hendaknya ilmu dan pengalaman yang diperoleh dapat diaplikasikan sehingga menjadi lebih bermanfaat berdaya guna dan berhasil guna serta nantinya kalian semua dapat memiliki kualitas, keahlian dan produkfitas yang diperlukan untuk dapat bersaing dalam dunia kerja dan dapat berkompeten dalam ketenagakerjaan terutama dalam berkontribusi untuk kemajuan daerah,” harapnya.

Ditambahkanya lagi, “kepada para pencari kerja hendaknya tidak terfokus pada lowongan pekerjaan yang ada, akan tetapi diharapkan dapat menciptakan lapangan pekerjaan sendiri agar dapat menampung para pekerja lainnya serta pembekalan keterampilan yang diperoleh ini hendaknya dapat diaplikasikan dengan segera,” tandasnya.

“Insyaallah BLK kita siapkan tanah 5 hektar di kelurahan Tanjung Raman kota Prabumulih, nanti kita ngelobi ke pusat dengan alasan kita dekat, mudah-mudahan siapa tau BLK menjadi terbersar di Sumatera Selatan,” harap Walikota.

Sedangkan Kepala Dinas Ketenagakerjaan Ir Bambang Sukaton juga mengatakan bahwa penutupan pelatihan berbasis kompentensi bagi pencari kerja di Balai Latihan Kerja (BLK) kota Prabumulih nantinya akan dapat bermanfaat bagi pencari kerja yang sudah dibekali dengan keahlian sesuai dengan porsinya.

“Alhamdulilah kita mendapat terakreditasi A dari Kementrian Ketenaga Kerjaan untuk jurusan otomotif kendaraan ringan, untuk para peserta sendiri kita berikan sertifikat yang bisa di pakai kemana-mana, Untuk peralatan sendiri nanti meraka kita bantu dengan dana APBD (Anggaran pendapatan dan belanja daerah)”, tutup nya.(Angkasa)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *