Wali Kota Prabumulih Buka Resmi Lomba Kreasi Pangan Olahan Berbasis Jagung Tahun 2025

PRABUMULIH – Wali Kota Prabumulih, H. Arlan, secara resmi membuka Lomba Kreasi Pangan Olahan Tingkat Kota Prabumulih Tahun 2025 yang mengusung tema “Inovasi Olahan Jagung untuk Keberlanjutan”, bertempat di Pendopoan Rumah Dinas Wali Kota Prabumulih.

Kegiatan ini diselenggarakan oleh Dinas Ketahanan Pangan Kota Prabumulih sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan berbasis lokal sekaligus mendorong kreativitas dan pemberdayaan masyarakat, khususnya kelompok perempuan pelaku usaha pangan.

Turut hadir dalam kegiatan ini unsur Forkopimda Kota Prabumulih, Ketua TP PKK Hj. Linda Arlan, Staf Ahli TP PKK Nuning Mulya Franky, Ketua Dharma Wanita Kota Prabumulih Windriana Elman, serta perwakilan dari berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) seperti Dinas Perikanan, Disperindag, Dinas Koperasi dan UMKM, Diskominfo, para camat, lurah, kepala desa se-Kota Prabumulih, dan juri lomba Chef Arya dari Indonesian Chef Association (ICA) Sumatera Selatan.

Lomba ini menampilkan aneka kreasi olahan berbahan dasar jagung dari para Kelompok Wanita Tani (KWT) se-Kota Prabumulih. Jagung yang dikenal sebagai pangan lokal kaya nutrisi, diolah menjadi berbagai produk inovatif seperti kue, minuman, camilan modern, hingga hidangan tradisional yang menggugah selera dan bernilai ekonomis.

Dalam sambutannya, Wali Kota H. Arlan menyampaikan apresiasi tinggi atas antusiasme dan kreativitas para peserta, terutama ibu-ibu KWT yang telah mampu mengangkat potensi jagung menjadi produk bernilai jual.

“Saya ucapkan terima kasih dan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini. Melalui lomba ini, kita membuktikan bahwa jagung bisa diolah menjadi berbagai makanan dan minuman inovatif yang tidak kalah dari produk komersial. Saya harap KWT terus mengembangkan ide-idenya untuk mendukung ekonomi keluarga dan daerah,” ujar H. Arlan.(03/06/2025)

Lebih lanjut, Wali Kota juga menegaskan komitmen Pemerintah Kota untuk memfasilitasi pemasaran produk-produk unggulan hasil olahan KWT. Ia menyebut peluang kerja sama dengan jaringan ritel modern seperti Indomaret dan Alfamart di Kota Prabumulih sebagai langkah konkret memperluas pasar produk lokal.

Setelah acara penyerahan hadiah kepada para pemenang lomba, Wali Kota bersama rombongan melakukan pemotongan pita sebagai simbol dibukanya secara resmi kegiatan, yang dilanjutkan dengan peninjauan stan-stan pameran hasil kreasi peserta.

Acara berlangsung meriah dan penuh semangat, mencerminkan kesungguhan masyarakat dalam memajukan pangan lokal sebagai bagian dari kemandirian ekonomi dan ketahanan pangan daerah.(dth)