Kepala Dinas Pertanian Prabumulih Hadiri Rapat Sosialisasi Inpres Pendayagunaan Penyuluh Pertanian

PALEMBANG, WASPADANEWS.COM – Kepala Dinas Pertanian Kota Prabumulih, Alfian, S.P, turut menghadiri Rapat Sosialisasi Instruksi Presiden (Inpres) tentang Pendayagunaan Penyuluh Pertanian dalam rangka mendukung percepatan swasembada pangan. Kegiatan ini diikuti oleh perwakilan penyuluh pertanian PNS dan PPPK dari 17 kabupaten/kota se-Sumatera Selatan, (04/03/2025).

Rapat tersebut dibuka langsung oleh Menteri Pertanian Republik Indonesia, H. Andi Amran Sulaiman, yang didampingi Wakil Menteri Pertanian RI, Sudaryono. Dalam sambutannya, Menteri Pertanian menegaskan bahwa percepatan swasembada pangan merupakan salah satu prioritas utama pemerintahan Presiden RI H. Prabowo Subianto.

“Presiden H. Prabowo Subianto memiliki visi besar untuk mempercepat swasembada pangan sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan nasional. Untuk itu, peran penyuluh pertanian sebagai ujung tombak harus benar-benar diberdayakan secara optimal,” ujar Menteri Amran.

Sementara itu, Kepala BPPSDMP Kementerian Pertanian RI, Idha Widi Arsanti, menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk menyamakan persepsi dan meningkatkan pemahaman para penyuluh terkait peran strategis mereka dalam mendukung kebijakan tersebut.

“Kegiatan ini tidak hanya untuk sosialisasi, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antara pusat dan daerah. Kita ingin memastikan bahwa seluruh penyuluh memiliki pemahaman yang sama terhadap arah dan tujuan Inpres ini,” jelas Idha.

Kepala Dinas Pertanian Prabumulih, Alfian, S.P, menyambut baik arahan yang disampaikan dan menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam mendukung program nasional tersebut.

“Ini merupakan langkah positif dalam membangun kembali kekuatan pertanian kita. Pemerintah Kota Prabumulih siap bersinergi, mendukung penuh para penyuluh di lapangan agar mampu meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan petani,” ungkap Alfian.

Dengan adanya rapat sosialisasi ini, diharapkan seluruh pihak terkait dapat bersatu padu dalam memperkuat ketahanan pangan nasional melalui peningkatan kualitas dan efektivitas penyuluhan pertanian di seluruh daerah. (*)