Sekda Prabumulih Terima Audiensi KTNA, Perkuat Sinergi Bangun Kemandirian Pangan Daerah
Prabumulih – Komitmen membangun sektor pertanian dan perikanan kembali ditegaskan Pemerintah Kota Prabumulih. Sekretaris Daerah Kota Prabumulih, H. Elman, menerima audiensi dan silaturahmi jajaran Kontak Tani Nelayan Andalan Kota Prabumulih di ruang kerjanya. Pertemuan berlangsung hangat, penuh keakraban, sekaligus sarat semangat membangun sektor agraris yang lebih maju dan berdaya saing.
Audiensi dipimpin langsung Ketua KTNA Prabumulih H. Syamsuar, didampingi Sekretaris KTNA Karman Edi, Wakil Sekretaris Yudi, serta para Ketua KTNA kecamatan: Asnadi (Prabumulih Barat), Hendro Seno (Prabumulih Timur), Jauhari (Prabumulih Selatan), Suvina (Prabumulih Utara), Prabukasih (Rambang Kapak Tengah), dan Karman Edi (Cambai). Hadir pula perwakilan sayap organisasi, Wanita Tani Heriana dan Pemuda Tani Dini Melani, yang menunjukkan keterlibatan aktif perempuan dan generasi muda dalam sektor pertanian.
Dalam pertemuan tersebut, KTNA menyampaikan berbagai aspirasi dan program kerja yang berfokus pada peningkatan produktivitas pertanian dan perikanan, penguatan kapasitas petani dan nelayan, hingga pengembangan sumber daya manusia di sektor agraris. Isu pembinaan berkelanjutan, akses terhadap sarana dan prasarana pertanian, serta pentingnya regenerasi petani menjadi topik utama yang dibahas.
KTNA juga menekankan pentingnya mendorong minat generasi muda untuk terjun ke sektor pertanian modern yang inovatif dan berbasis teknologi, sehingga sektor ini tidak lagi dipandang sebagai pilihan terakhir, melainkan sebagai peluang usaha yang menjanjikan.
Menanggapi hal tersebut, Sekda H. Elman menyambut baik audiensi tersebut dan menegaskan bahwa Pemerintah Kota Prabumulih memiliki komitmen kuat dalam mendukung kemajuan petani dan nelayan. Menurutnya, sektor pertanian, perikanan, dan ketahanan pangan memiliki peran strategis dalam menjaga stabilitas ekonomi daerah, terutama di tengah dinamika global yang tidak menentu.
“Kami berharap sinergi antara pemerintah dan KTNA terus diperkuat, sehingga program-program yang dijalankan benar-benar menyentuh kebutuhan petani dan nelayan di lapangan,” ujarnya.(25/2/26)
Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor agar setiap kebijakan dan program dapat berjalan efektif serta tepat sasaran. Audiensi ini turut didampingi oleh OPD terkait, yakni Dinas Pertanian, Dinas Perikanan, dan Dinas Ketahanan Pangan Kota Prabumulih sebagai bentuk dukungan teknis dan penguatan koordinasi.
Pertemuan ini menjadi momentum strategis untuk memperkuat kolaborasi antara pemerintah dan pelaku utama sektor agraris. Dengan komunikasi yang intens dan kerja sama yang solid, diharapkan Prabumulih mampu mewujudkan kemandirian pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani dan nelayan secara berkelanjutan.
Semangat yang terbangun dalam audiensi tersebut mencerminkan optimisme bersama: pertanian dan perikanan bukan hanya sektor penopang, tetapi pilar penting dalam membangun masa depan ekonomi Kota Prabumulih yang tangguh dan mandiri.(dth)

