Tidak Mudah untuk Menjadi Seorang Jurnalis

PALI, WN – Ikatan Wartawan Online (IWO) Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) menggelar pelatihan jurnalis beberapa hari yang lalu.

Kegitan pelatihan jurnalis itu tidak hanya diikuti oleh wartawan tetapi juga diikuti para Organisasi Pemimpin Daerah (OPD) dan siswa-siswi sekolah.

Menurut narasumber sebagai fothografer yang didatangkan, Iwan mengatakan tak mudah untuk menjadi seorang Jurnalis.

“Untuk melakukan pemotretan dengan menggunakan camera handphone ada beberapa pengaturan yang harus disunting, agar hasilnya memuaskan,” jelas Iwan.

Lebih lanjut ia mengatakan, pengaturan juga tergantung gambar apa yang akan kita bidik dan ambil, tentunya ada kelemahan dari camera handphone.

“Ada tiga macam yang tak bisa dipotret dan hasilnya tidak bagus pakai smartphone,
yaitu ketika kita memfoto kegiatan balap, lari dan bermain bola kaki. Tentu ada momen yang pas untuk memfoto dengan baik disaat mereka berhenti,” bebernya.

Masih dikatakan pria berambut keriting itu, tentunya dalam pembuatan berita jurnalis memenuhi unsur 5W+1H.

“Pahami 5W+1H, jika sudah paham kita pasti bisa membuat berita yang akurat dan berimbang,” ujarnya.

Sama hal nya apa yang dikatakan narasumber yang lain, Imron Supriyadi, dirinya mengingatkan jadilah Wartawan yang profesional.

“Jangan menjadi wartawan amplop, jangan mudah kita dianggap orang. Buat suatu gagasan atau program dengan OPD di Kabupaten Pali atau Kepala Desa yang ada di Kabupaten Pali ini,” pesannya. (*)

Laporan: Yefran

Tinggalkan Balasan