Kadisnaker: Disnaker Punya Negara dan Ada Anggarannya untuk Bayar Listrik

PRABUMULIH, WN – Adanya pemberitaan pemutusan listrik di kantor Dinas Tenaga Kerjaan (Disnaker) oleh PLN, dengan dugaan mencuri aliran listrik sehingga menghambat kerja pegawai Disnaker Kota Prabumulih.

Kepala Dinas Tenaga Kerja Kota Prabumulih, Ir. Bambang Sukaton mengatakan saat ini sedang dalam upaya penyelesaian permasalahan tersebut.

“Apa yang dilakukan oleh PLN itu sudah benar, karena sesuai dengan tupoksinya. Namun, saya juga harus klarifikasi kenapa ini bisa terjadi,” ujar Bambang, Kamis (30/12/2021).

Masih kata Bambang, bahwa dia tidak pernah memerintahkan pihak manapun untuk melakukan ‘pencurian’ listrik.

“Perlu diketahui bahwa, saya tidak pernah memerintahkan pihak manapun untuk melakukan ‘pencurian’ itu. Karena, tidak ada keuntungan bagi saya melakukan itu. Kita sama tau Disnaker ini punya negara dan ada anggarannya untuk pembayaran listrik bulanan kegiatan BLK,” tegasnya.

Menurutnya untuk pemakaian listrik yang tergolong besar di Kantor Disnaker dianggap tidak banyak.

“Seperti mesin bubut, dari semenjak tahun 2018 belum pernah dipergunakan sama sekali,” ujar Bambang Sukaton, sembari mengatakan pihaknya sudah menyampaikan hal ini ke Sekda Pemkot Prabumulih. 

Terpisah, Pimpinan PLN ULP Prabumulih, Karisma Angkasa Raya membenarkan hal tersebut.

“Iya benar, kurang lebih dua minggu yang lalu ditemukan pelanggaran ketidak sesuaian data yang akhirnya kita melakukan tindakan pemutusan aliran listrik di Kantor Dinas Tenaga Kerja Prabumulih,” ungkap Karisma.

Menurutnya temuan ini didapat saat dilakukan kegiatan rutin PLN.

“Sebenarnya ini adalah salah satu kegiatan rutin dari PLN, untuk mengecek apakah alat ukur kami berfungsi dengan baik. Saat dilaksanakan pemeriksaan di BLK, tim kami menemukan ada ketidak sesuaian dengan ditemukannya sambungan listrik, atau penyalahgunaan sebelum masuk KWh,” tandasnya. (*)

Tinggalkan Balasan