Wujudkan Kampung Perikanan Terintegrasi Ridho Yahya Lobi KKP
PRABUMULIH, WN – Walikota Prabumulih Ridho Yahya bersama jajaran menemui Inspektur Jenderal (Irjen) Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Republik Indonesia (RI) M Yusuf Ali di Jakarta, beberapa waktu lalu. Tujuannya, melobi pemerintah pusat agar mencairkan anggaran dari APBN untuk pembangunan Kampung Perikanan Budidaya, yang terintegrasi dengan kawasan pangan lestari dan pabrik pakan ikan di Prabumulih.
“Kita hanya menyampaikan usulan masyarakat. Harapan kita, program usulan itu disetujui KKP. Dan bisa diwujudkan tahun ini,” ujar Ridho ketika diwawancarai awak media di ruang kerjanya, Kamis (24/2/2022).
Menurut suami Hj Suryanti Ngesti Rahayu ini, jika rencana tersebut bisa diwujudkan, maka akan sangat berguna untuk mendukung program dan kemajuan Kota Prabumulih.
“Usulan telah kita sampaikan, tinggal menunggu saja. Ini kita lakukan demi pembangunan dan kemajuan Bumi Seinggok Sepemunyian,” bebernya.
Ridho mengatakan, kalau mengandalkan APBD Prabumulih, jelas tidak memungkinkan. Makanya, ia berupaya melobi pemerintah pusat guna menyalurkan anggaran lewat program pembangunan.
“Kita berterima kasih atas bantuan dan kontribusi KKP RI selama ini untuk pembangunan di Prabumulih. Mulai bantuan bioflok, pasar ikan basah, senkul ikan, dan lainnya,” terangnya.
Sementara itu, Irjen KKP RI, HM Yusuf Ali menyambut positif usulan tersebut. “Yang jelas, usulan ini akan kita sampaikam dan dikaji terlebih dahulu oleh Dirjen Perikanan dan Budidaya,” pungkasnya. (*)

