Simulasi Pemungutan Suara di TPS dan Rekapitulasi Hasil Suara Pemilihan Umum Serentak Tahun 2019

WASPADA NEWS

PRABUMULIH-Komisi Pemilihan Umum (KPU) kota Prabumulih menggelar simulasi pemungutan suara di Tempat Pemungutan Suara (TPS) dan rekapitulasi hasil suara Pemilu dan Pilpres Tahun 2019 di taman kota Prabujaya,sabtu (13/4/2019).

Peserta simulasi ini berjumlah lebih kurang 306
orang termasuk ketua KPU beserta pejabat instansi/lembaga terkait lainnya dari pemerintahan, beberapa kepala perangkat daerah, serta Ketua dan Komisioner KPU kota Prabumulih.

“Hari ini kita melakukan simulasi, mudah-mudahan simulasi ini bisa merepresentasikan kejadian pemungutan suara sesungguhnya di TPS nanti,” kata Ketua KPU kota Prabumulih Marjuansyah.

Kemudian sambungnya, simulasi ditujukan untuk mengevaluasi apa saja kendala yang akan timbul ketika hari pemungutan suara dilakukan.

“Kami sebagai penyelenggara membutuhkan sinergitas dengan lembaga atau instansi terkait agar proses pemungutan hingga perhitungan suara berjalan dengan baik. Untuk logistik sudah 98 persen. Kami berharap agar peserta simulasi bisa meneruskan informasi bagaimana tata cara penyaluran hak suara kepada masyarakat di lingkungan tempat tinggal masing-masing,” ungkapnya.

Marjuansyah mengungkapkan demokrasi yang berkualitas akan menghasilkan pemimpin yang berkualitas, pemimpin yang berkualitas akan mendapatkan pembangunan yang berkualitas, untuk itu ia meminta masyarakat berbondong-bondong datang ke TPS pada hari pencoblosan demi terwujudnya demokrasi berkualitas.

Simulasi dimulai pukul 07.00 WIB. Layaknya pemungutan sungguhan, TPS dilengkapi dengan lima kotak suara dan empat bilik pencoblosan. Di depan TPS, tertempel Daftar Pemilih Tetap (DPT) yang berjumlah 306 nama. Ada pula staf KPU yang bertindak sebagai Kelompok Panitia Pemungutan Suara (KPPS), Ada pula yang berperan sebagai saksi.

Selanjutnya petugas memanggil Marjuansyah, Sebelum memasuki bilik suara ketua KPU harus lebih dulu menunjukan formulir C6 atau undangan memilih, ke petugas KPPS.

Marjuansyah kemudian diberi lima surat suara, dan dipersilahkan memasuki salah satu bilik suara. Selesai mencoblos, ketua KPU memasukan lima surat suara ke lima kotak yang berbeda, sesuai dengan tingkatan pemilihan. Proses ini dibantu oleh petugas KPPS.

Selesai proses tersebut, Marjuansyah menuju ke petugas KPPS lain dan mencelupkan salah satu jarinya ke tinta berwarna ungu. Proses pemungutan surat suara berlangsung hingga selesai. Setelahnya, akan dilanjutkan dengan penghitungan suara.(Advertorial)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *